Bidadari Ketiga…

“Lho, kamu sendiri?! Suamimu mana?” kata Bidan yang sedang mengecek saya selepas monitor kontraksi dan detak jantung. Ini tahap perantara sebelum masuk ke prosesi ketiga, di mana akhirnya saya bisa menempati kamar observasi. Saat itu, setelah berjam-jam melewati masa kontraksi, akhirnya bukaan saya naik ke angka 2. “Suamiku nunggu di luar. Dia harus menjaga 2 anak kami…