we (will) move!

three days ago, chen has leaved from our place and headed his new life in belgium.

five days ago, we’ve just signed the contract for a new apartment starting from december. yay!

dan lebih hebohnya, akhirnya malam ini saya dan suami saya (berani) ngomong langsung sama landlady kita, Lena, that we have already decided not to continue staying in her place.

yaaa gimana gak heboh, 5 hari-an ini saya dan suami main tunjuk2an siapa yang mau ngomong ke Lena.

“mas aja deh, mas kan lebih akrab..”

“lho, kamu aja.. kamu kan perempuan, sesama wanita kan lebih mengerti..”

haduh suamiku.. suamiku..

suami saya sempet nanya2 ke temen2nya ttg gimana cara menyampaikan ke ibu landlady kalo kita mau pindah, dan beberapa ngasih ide yang bagus -> kabur 😕

anyway, ada 1 ide dari salah satu temen suami saya yang menurut saya berkesan. kutipannya sebagai berikut:

…Ini Eropah kak, bukan jawa. Pindah ya pindah aja. Just do what you want to do :)..

baca idenya dia malah bikin saya jadi mikir, “lho iya juga ya, kenapa kita sampe bingung dan heboh mikir cara mau ngomong pindahan itu justru karena si ibu Lena juga kadang tingkahnya kaya orang jawa..”. misalnya aja nih, pas begitu kita baru nyampe kesini, kita langsung dimasakkin nasi dan ayam.. trus karena tau saya pendek dan sulit jangkau lemari dapur, dia beliin kursi kecil (kaya dingklik gitu).

ya pokoknya lumayan perhatian lah..

tapi kan kita juga ga bisa terus2an sharing kamar mandi dan dapur.. (mana harga sewa-nya mahal pula). jadi meskipun di apartemen yg sekarang lebih kaya flat 1 kamar yang dilengkapi dapur dan kamar mandi, at least gak usah bagi2 sama org lain *huhuhu, apply family apartement blm bisa sekarang, katanya aturannya tinggal di student apartemen dulu, baru setahun kemudian boleh apply 😥 *

singkat cerita, ya udahlah akhirnya malam tadi kita berdua menghadap lena. dan tanggapannya juga bagus.. “i know since you are a couple, that would be good if you have your own place and not sharing with other”. siiip lah. awal2 sih sempet bingung, mikirin, duh kasian lena, ntar yang nempatin kamar ini siapa.. blm lagi mulai januari bolek juga bakal pindah ke new york.. tapi begitu ngeliat mobil peugeot merah keren-nya dengan jendela yang gak berbingkai itu, langsung gak jadi mikirin deh hehehe. apalagi begitu tau kalo rumah kita masih tetep harus dibayar sampe februari.. wew,, banyak duit banget dia!! (di Swedia aturannya klo mau pindah harus bilang dari 3 bulan sebelumnya, jadi karena kita bilang bulan ini, ya desember, januari, februari masih bayar, yang tentunya kita juga masih berhak nempatin sampe bulan tsb)..  untung rumah yang disini masih ditanggung kampus hehe.

ya mudah2an aja di tempat yang baru semua2nya tetep lancar, amiin. tempat saya yang baru nanti sih emang banyak imigran,, denger2 malah banyak orang afrika bersarung hihi. gpp deh, sambil cari2 lagi.. mudah2an dengan berjalannya waktu ketemu tempat yang paling cocok, amiin (lagi) :mrgreen:

4 thoughts on “we (will) move!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s